Tips Cek Kondisi Kesehatan dari Warna Lidah

Tips Cek Kondisi Kesehatan dari Warna Lidah

Tips Cek Kondisi Kesehatan dari Warna Lidah

Selain untuk mengecap rasa, menelan makanan dan membantu mengunyah, lidah juga bisa menjadi petunjuk kondisi kesehatan loh. Itu sebabnya, dokter sering meminta pasien menjulurkan lidah ketika pada saat diperiksa, untuk mengetahui kondisi kesehatan pasiennya.

Diagnosis melalui prantara lidah ini, sudah lama dipraktikkan dalam pengobatan tradisional Cina. Banyak penyakit akut & kronis dapat dideteksi melalui lidah. Secara medis, beragam gangguan kesehatan memang dapat menyebabkan perubahan pada tekstur dan warna lidah.


 

Lidah Berubah Warna dan Bentuk

Lidah yang sehat berwarna merah muda dengan bintik-bintik kecil atau papil lidah. Dalam kondisi normal, lidah tidak terlalu tebal/terlalu tipis, lunak, tidak pecah-pecah dan permukaannya tampak mulus.

Bagaimana jika terjadi perubahan warna & bentuk lidah? Setidaknya, ada 3 hal dari lidah yang biasanya diperhatikan oleh dokter, yaitu ada tidaknya perubahan bentuk, warna, dan permukaan lidah. Yok kenali perubahan warna & bentuk lidah secara lebih teliti lagi.

Lidah berwarna putih

Pada bayi, lidah berwarna putih sering kali biasanya oleh sisa susu di dalam mulut. Pada orang dewasa, kondisi ini juga sering terjadi pada orang yang kurang minum air putih/dehidrasi.

Namun lidah yang berwarna putih atau menebal dan penuh bintik-bintik putih, bisa jadi merupakan gejala adanya jamur di mulut. Kondisi ini lebih sering dialami oleh bayi yang yang baru lahir, karena orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, lansia (terutama yang menggunakan gigi palsu), penderita diabetes, jantung hingga asma.

Bercak putih pada lidah inilah ada di bagian dalam mulut juga bisa terjadi dikarena perkembangan sel yang berlebihan/leukoplakia. Kondisi ini sering terjadi pada perokok akibat iritasi mulut dalam jangka waktu lama/proko kronis & dapat menjadi tanda awal kanker.

Selain jamur mulut & leukoplakia, lidah juga berwarna putih bisa disebabkan oleh lichen planus oral, ditandai dengan munculnya garis-garis putih mirip tali pada lidah. Penyebabnya belum diketahui, tapi biasanya dapat reda dengan sendirinya.



Lidah berwarna merah

Lidah yang berwarna merah, bukan merah muda, bisa jadi merupakan tanda-tanda kekurangan vitamin, radang tenggorokan/penyakit Kawasaki. Lidah berwarna merah cerah juga bisa menandakan adanya kekurangan vitamin B12, asam folat, atau zat besi.

Lidah berwarna hitam dan berbulu

Pada sebagian orang, papil lidah dapat bertumbuh terlalu panjang atau besar, sehingga seolah-olah tampak berbulu. Lidah yang tampak berbulu bisa menjadi merupakan sarang bakteri dan membuat warna lidah terlihat gelap. Tetapi jangan khawatir, kondisi ini sangat jarang & hanya dapat dialami orang yang tidak menjaga kebersihan mulutnya dengan baik dan benar. Kondisi ini juga dapat terjadi pada penderita diabetes, serta orang yang sedang menjalani pengobatan antibiotik jangka panjang/kemoterapi.


Lidah bengkak atau sakit

Selain warna, kamu juga nggak perlu mengamati perubahan bentuk lidah. Segera periksakan diri ke dokter jika ada benjolan/rasa sakit pada lidah yang tidak hilang lebih dari 2 minggu lamanya. Kondisi ini bisa menjadi salah satu gejala kanker mulut loh. Lidah yang bengkak juga dapat menandakan adanya gangguan pencernaan loh.


Lidah pecah-pecah

Lidah pecah-pecah bisa terjadi karena akibat iritasi karena merokok, lidah tergigit, atau sariawan, yang mungkin menandakan kamu sedang stres. Kalau sariawan datang, coba kumur kumur deh dengan air garam & hindari makanan berminyak yo.

Meskipun bisa membantu mendeteksi penyakit, tapi nggak semua gangguan kesehatan akan tampak gejalanya pada lidah. Untuk memudahkan pemeriksaan, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan & minuman yang dapat meninggalkan warna pada lidah, serta hindari menggunakan sikat/pembersih lidah setidaknya satu hari sebelum ke dokter.
Share This :
Jika Ada Saran, Masukan, Kritikan Jangan Sungkan Berkomentar atau Hubungi Kami Di Halaman Contact Us

Terima Kasih Sudah Berkunjung :)